PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v7i1.6465Keywords:
Deep Learning, Pemberdayaan Guru, Perangkat Pembelajaran, Sekolah DasarAbstract
Kualitas pembelajaran di sekolah dasar sangat dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang sistematis, reflektif, dan berorientasi pada kebutuhan belajar siswa. Namun, hasil pemetaan awal menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan masih mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan pendekatan deep learning, khususnya dalam mengintegrasikan tujuan pembelajaran, aktivitas belajar bermakna, dan asesmen autentik. Kondisi ini berdampak pada praktik pembelajaran yang masih berfokus pada penyampaian materi dibandingkan pengembangan pemahaman konseptual siswa. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar melalui pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning guna meningkatkan kompetensi pedagogik dan kualitas pembelajaran di kelas. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Kubutambahan dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari melalui metode workshop partisipatif, diskusi kelompok terfokus, pendampingan intensif, serta praktik langsung penyusunan perangkat pembelajaran yang meliputi perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan aktivitas pembelajaran bermakna, serta penyusunan asesmen yang berorientasi pada pemahaman konseptual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berpusat pada siswa. Selain itu, guru menunjukkan perubahan sikap yang lebih reflektif dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam siswa terhadap materi pelajaran. Dengan demikian, pelatihan berbasis pendekatan deep learning tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, tetapi juga memperkuat paradigma pembelajaran bermakna di sekolah dasar. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan guru yang berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.
References
Avalos, B. (2011). Teacher professional development in teaching and teacher education over ten years. Teaching and Teacher Education, 27(1), 10–20. https://doi.org/10.1016/j.tate.2010.08.007
Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university (4th ed.). Open University Press.
Darling-Hammond, L. (2017). Teacher education around the world: What can we learn from international practice? European Journal of Teacher Education, 40(3), 291–309. https://doi.org/10.1080/02619768.2017.1315399
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140. https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791
Desimone, L. M., & Garet, M. S. (2015). Best practices in teachers’ professional development in the United States. Psychology, Society & Education, 7(3), 252–263. https://doi.org/10.25115/psye.v7i3.515
Fullan, M. (2016). The new meaning of educational change (5th ed.). Teachers College Press.
Guskey, T. R. (2002). Professional development and teacher change. Teachers and Teaching: Theory and Practice, 8(3), 381–391. https://doi.org/10.1080/135406002100000512
Hattie, J. (2020). Visible learning: Feedback. Routledge.
Hattie, J., & Donoghue, G. (2016). Learning strategies: A synthesis and conceptual model. npj Science of Learning, 1, 16013. https://doi.org/10.1038/npjscilearn.2016.13
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Putra, A. P., Suryani, N., & Rahmawati, D. (2022). Implementation of deep learning approach in elementary school learning. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 102–110.
Rahmawati, D., Suryani, N., & Putra, A. P. (2021). Pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pemahaman konseptual bagi guru sekolah dasar. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 145–153. https://doi.org/10.1234/jpm.v6i2.5678
Sanjaya, W. (2019). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Kencana.
Schleicher, A. (2018). World class: How to build a 21st-century school system. OECD Publishing.
Suryani, N., Widodo, A., & Rahmawati, D. (2023). Strengthening teachers’ competence in designing deep learning-based instruction in elementary schools. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 30(1), 45–55.
Susanto, A., & Kurniawan, D. (2022). Pendampingan guru dalam pengembangan perangkat pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Jurnal Abdimas Ilmiah, 7(1), 55–63. https://doi.org/10.31227/osf.io/abcd1
Timperley, H., Wilson, A., Barrar, H., & Fung, I. (2007). Teacher professional learning and development: Best evidence synthesis iteration. Ministry of Education New Zealand.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.
Widodo, A., & Wahyudin. (2020). Desain pembelajaran berbasis pemahaman konseptual di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 23–34. https://doi.org/10.17509/jpd.v11i1.23456
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Putu Eka Sastrika Ayu, I Putu Suardipa, I Made Ari Winangun, Gusti Ngurah Arya Yudaparmita, L. Heny Nirmayani, Komang Surya Adnyana, Ni Putu Candra Prastya Dewi, I Komang Wahyu Wiguna, I Ketut Ngurah Ardiawan, I Made Sedana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




