PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA PADA UMAT KAPELA SANTA MARIA GORETI FATUTETA KEUSKUPAN AGUNG KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i4.6315Keywords:
Internalisasi Nilai, Karakter Religius, Moderasi BeragamaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap tantangan kehidupan sosial-keagamaan umat di Kapela Santa Maria Goreti Fatuteta, Paroki Santa Maria Fatima Taklale, Keuskupan Agung Kupang, yang masih menghadapi persoalan rendahnya pemahaman dan praktik moderasi beragama. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat karakter religius umat melalui proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama yang mencakup sikap toleransi, keseimbangan, dan keterbukaan terhadap perbedaan. Mitra pengabdian adalah umat Fatuteta yang berjumlah 65 kepala keluarga dengan latar sosial ekonomi yang beragam. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan partisipatif, dan advokasi pastoral. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner pre-test dan post-test, serta refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 29,8% pada pemahaman dan sikap moderasi beragama setelah umat mengikuti rangkaian penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan ini juga menunjukkan perubahan positif dalam pola interaksi sosial dan kesadaran beragama umat yang menjadi lebih inklusif dan harmonis. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan karakter religius berbasis moderasi beragama dapat menjadi strategi pastoral yang efektif untuk membangun komunitas iman yang berakar pada ajaran Kristiani sekaligus terbuka terhadap pluralitas sosial. Hasil pengabdian ini penting karena memberikan model pemberdayaan iman umat berbasis komunitas yang dapat direplikasikan dalam konteks pastoral Gereja Katolik di wilayah lain.
References
DAFTAR PUSTAKA
Aziz, A. (2022). Moderasi beragama dalam masyarakat multikultural Indonesia. Jurnal Harmoni Sosial, 9(1), 22–35.
Barid, M., Wajdi, N., Fajarianto, O., & Halim, P. (2024). Community-Based Approach to Enhancing Religious Moderation and Social Compassion in Rural Areas, 6(2), 94–110.
Fransiskus. (2020). Fratelli Tutti (Saudara Sekalian): Ensiklik Paus Fransiskus Tentang Persaudaraan dan Persahabatan Sosial (pp. 5–180).
Hidayat, M. (2018). Pendekatan penyuluhan partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat berbasis budaya lokal di Desa Kampung Baru Kecamatan Kota Agung. Komunika, 1(1), 71–86.
Huda, M., & Fahmi, R. (2022). Peran keluarga dalam membangun karakter moderat anak. Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 145–160.
Khoirotus, S., Sari, W. A., Wardani, L. D. N., & Hasanah, S. N. (2025). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada masyarakat, 4.
Lestari, E. (2023). Pendidikan karakter moderat dalam lingkungan keluarga dan sekolah. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1), 55–68.
Marzuki, M., & Idris, M. (2021). Community-based religious moderation: Strengthening harmony in rural communities. Journal of Social Development, 4(3), 112–130.
Ngongo, M. H. L., Taek, E. D., & Rusae, Y. (2025). Penguatan spiritualitas dan karakter orang muda Katolik Paroki Santa Maria Immaculata-Batuna melalui implementasi nilai iman dalam kehidupan. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(3), 934–949.
Nurhadi, B. (2023). Tantangan moderasi beragama dalam konteks keindonesiaan kontemporer. Jurnal Wawasan Kebangsaan, 5(1), 77–90.
Prasetyo, D. (2022). Penguatan karakter religius melalui kegiatan pastoral berbasis komunitas. Jurnal Pastoral Katolik, 8(2), 201–219.
Saputra, I., Ilyas, A., & Gustina, G. (2023). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada siswa oleh guru PAI di SMAN 1 Batusangkar. Innovative: Journal of Social Science, 3(2), 7638–7652.
Septiyani, S., Mukromin, M., & Kamal, F. (2024). Internalisasi nilai moderasi beragama melalui Pendidikan Agama Islam di SD N 2 Kapencar Kertek Wonosobo. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(4), 368–376.
Shodikin, E. N., & Marsita, A. T. (2025). Strengthening religious character through religious moderation in the mosque community: Penguatan karakter religius jamaah melalui internalisasi nilai moderasi beragama di Komunitas Masjid Al Wakil Pulorejo Wonoati, Tulakan, Pacitan. 4(7), 553–568.
Silvester, Y. (2022). Peran komunitas basis umat dalam membangun persaudaraan sosial. Jurnal Teologi dan Pastoral, 5(1), 39–54.
Tamrin, M. (2024). Moderasi beragama dan harmoni sosial dalam komunitas lokal. Jurnal Multikulturalisme Indonesia, 12(2), 166–180.
Wasilah, F. N., Mukti, A., & Hamzah, N. (2023). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama pada anak melalui kompetensi sosial guru PAI di MIS NU 2 Pontianak. Edudeena: Journal of Islamic Religious Education, 7(2), 173–184.
Yuliana, A., & Hasan, R. (2023). Pendidikan karakter berbasis keberagaman budaya. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 45–60.
Zahra, S., & Ridwan, M. (2024). Model internalisasi moderasi beragama berbasis dialog lintas iman. Jurnal Dialog Agama dan Budaya, 4(2), 81–98.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Emanuel Inocentius D. Je’e Maly, Valentinus Kopong Masan, Maria Hendritha Lidya Ngongo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




