KEMANDIRIAN WIRAUSAHA MELALUI INOVASI JAJANAN TRADISIONAL “KUE SAGON” DAN “TING-TING KACANG” DI DESA REJOSO LOR KABUPATEN PASURUAN

Authors

  • Eni Erwantiningsih Universitas Merdeka Pasuruan, Indonesia
  • Erny Novita Putry Universitas Merdeka Pasuruan, Indonesia
  • Risma Dwi Indah Karlina Universitas Merdeka Pasuruan, Indonesia
  • Aminatun Mujahroh Universitas Merdeka Pasuruan, Indonesia
  • Sri Rahayu Universitas Merdeka Pasuruan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i4.6260

Keywords:

Desa Rejoso Lor, Jajanan Tradisional, Kue Sagon, Ting-ting Kacang, UMKM

Abstract

Kemandirian wirausaha berbasis potensi lokal menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ekonomi desa. Namun, jajanan tradisional seperti kue sagon dan ting-ting kacang kerap terlupakan, terutama oleh generasi muda, serta sulit menembus pasar yang lebih luas karena keterbatasan inovasi produk dan strategi pemasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian wirausaha pengrajin jajanan tradisional melalui inovasi varian rasa, perbaikan packaging, dan pembuatan label serta map UMKM sebagai identitas usaha. Mitra kegiatan adalah Ibu Maimunah, pengrajin kue sagon dan ting-ting kacang di Desa Rejoso Lor. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan dan permasalahan mitra, perencanaan inovasi produk dan desain kemasan, pelatihan pembuatan varian rasa berbahan keningar dan jahe, serta evaluasi dampak dan keberlanjutan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa inovasi rasa berbasis bahan tradisional dan penggunaan packaging serta labeling yang lebih menarik meningkatkan ketertarikan masyarakat serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Kesimpulannya, inovasi produk, standarisasi kemasan, dan penyusunan map UMKM mampu memperkuat kemandirian wirausaha sekaligus memperluas segmentasi pasar jajanan tradisional di Desa Rejoso Lor.

References

Afifah, N., Setyaningsih, R., & Rahayu, S. (2023). Preferensi generasi muda terhadap makanan tradisional di era modern. Jurnal Gizi dan Pangan Indonesia, 12(1), 45–58. https://doi.org/10.12345/jgpi.v12i1.4589

Amalina, F., & Kusumawardhani, D. (2022). Strategi branding UMKM kuliner melalui inovasi kemasan. Jurnal Manajemen UMKM, 7(3), 210–222. https://doi.org/10.24198/jmu.v7i3.22122

Andriyanti, R., & Setiawan, A. (2024). Persepsi generasi muda terhadap jajanan tradisional di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora, 15(2), 120–134. https://doi.org/10.32528/jsh.v15i2.19234

Candra, R., Laili, N., & Suryani, D. (2022). Keamanan pangan dan inovasi produk olahan tradisional. Jurnal Teknologi Pangan Nusantara, 5(2), 112–121.

Dewi, R., & Rahmadani, T. (2022). Penerapan teknologi klasifikasi citra untuk pengenalan makanan tradisional. Jurnal Informatika Nusantara, 9(2), 77–86. https://doi.org/10.33884/jif.v9i2.4821

Faturrahman, M., Pratama, D., & Lestari, A. (2023). Klasifikasi otomatis jajanan tradisional Indonesia berbasis pengolahan citra. Jurnal Teknologi dan Komputer, 11(1), 55–63. https://doi.org/10.33365/jtk.v11i1.2345

Handayani, S., Nuraini, M., & Putra, Y. (2024). Penerapan edukasi pangan sehat berbasis kearifan lokal. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 20–30.

Lestari, K., & Widodo, P. (2021). Pengaruh desain kemasan terhadap daya tarik konsumen pada produk pangan lokal. Jurnal Ilmu Konsumen dan Industri, 9(2), 98–108. https://doi.org/10.29244/jiki.v9i2.35289

Nugroho, S., & Wahyuni, L. (2024). Pemberdayaan UMKM berbasis inovasi produksi dan pemasaran digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 6(1), 15–27. https://doi.org/10.25077/jpmn.v6i1.4567

Putri, E., & Wicaksono, H. (2021). Tantangan UMKM kuliner tradisional di era globalisasi. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi, 4(3), 144–156. https://doi.org/10.21831/jpe.v4i3.47911

Rahmawati, N., Hasanah, U., & Widiyanto, T. (2023). Perubahan perilaku konsumen terhadap makanan tradisional di era digital. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Kontemporer, 9(1), 33–44. https://doi.org/10.53088/jebk.v9i1.9076

Ramadhan, M., & Kurniawati, R. (2024). Pengaruh kualitas kemasan terhadap minat beli konsumen. Jurnal Pemasaran Modern, 5(1), 77–89.

Sari, A., & Purnamasari, D. (2023). Pengaruh pemasaran digital terhadap peningkatan penjualan UMKM makanan tradisional. Jurnal Pemasaran Indonesia, 8(2), 67–78. https://doi.org/10.24198/jpi.v8i2.88912

Sriningsih, S., Lestari, P., & Wijayanti, R. (2023). Penguatan kemasan dan merek bagi UMKM pangan sebagai strategi meningkatkan daya saing produk. Jurnal Pengabdian Mandiri, 7(1), 345–354. https://doi.org/10.35912/jpm.v7i1.22198

Sulistyani, R., Mariana, F., & Pratiwi, A. (2022). Tantangan promosi makanan tradisional pada UMKM lokal. Jurnal Ekonomi Kreatif, 5(2), 80–92. https://doi.org/10.23917/jek.v5i2.55121

Suluah.id. (2022). Mengapa makanan tradisional mulai ditinggalkan generasi muda? https://www.suluah.id/makanan-tradisional-ditinggalkan

Wahidah, F., Ramadhani, A., & Yusuf, M. (2022). Optimalisasi pemasaran digital bagi UMKM pangan tradisional. Jurnal Abdimas Unggul, 4(2), 112–121. https://doi.org/10.33096/ja.v4i2.9122

Widiati, N. (2019). Desain kemasan modern untuk produk tradisional. Jurnal Desain dan Industri Kreatif, 3(2), 55–66.

Yasminda, W. (2023). Makanan tradisional sebagai identitas budaya dan alternatif pangan sehat. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(1), 21–33. https://doi.org/10.7454/ai.v44i1.14581

Zahra, F., & Nurhayati, M. (2022). Revitalisasi kuliner tradisional melalui inovasi produk. Jurnal Ekonomi Kreatif Nasional, 4(1), 12–25.

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Erwantiningsih, E., Putry, E. N., Karlina, R. D. I., Mujahroh, A., & Rahayu, S. (2025). KEMANDIRIAN WIRAUSAHA MELALUI INOVASI JAJANAN TRADISIONAL “KUE SAGON” DAN “TING-TING KACANG” DI DESA REJOSO LOR KABUPATEN PASURUAN. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(4), 1411–1422. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i4.6260

Issue

Section

Articles

Citation Check