KATEKESE TENTANG HAKIKAT PERKAWINAN KATOLIK BAGI KELOMPOK ANGGOTA LEGIO MARIA, PAROKI ST. FILOMENA – TIMOR, NTT: UPAYA EDUKASI MENGURANGI KOHABITASI

Authors

  • Herman Punda Panda Universitas Katolik Widya Mandira, Indonesia
  • Theodorus Silab Universitas Katolik Widya Mandira, Indonesia
  • Petrus Thomas Sama Kowe Universitas Katolik Widya Mandira, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i3.5475

Keywords:

Katekese, Kohabitasi, Perkawinan Katolik, Sakramen

Abstract

Fenomena meningkatnya pasangan muda yang hidup bersama tanpa ikatan perkawinan sah (kohabitasi) di Paroki St. Filomena, Mena, Kabupaten Timor Tengah Utara, menjadi tantangan serius bagi nilai-nilai kesucian perkawinan Katolik. Padahal Gereja Katolik menegaskan bahwa perkawinan adalah sakramen yang suci, monogamis, dan tidak terceraikan. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan bekerja sama dengan Paroki St. Filomena, melibatkan 45 anggota Legio Maria sebagai mitra utama. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman umat tentang hakikat perkawinan Katolik melalui katekese partisipatif. Metode pelaksanaan mencakup survei awal untuk memetakan permasalahan, penyusunan materi tentang sakramentalitas dan nilai-nilai perkawinan, penyampaian katekese interaktif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta tentang hakikat perkawinan Katolik dari 50–78% sebelum kegiatan menjadi 86–100% setelah kegiatan. Selain itu, peserta menyatakan kesediaannya untuk menjadi agen perubahan di komunitas mereka dalam menyosialisasikan nilai-nilai perkawinan Katolik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan katekese partisipatif efektif meningkatkan pemahaman umat mengenai sakramentalitas dan kesucian perkawinan, sekaligus memberikan landasan teologis yang kuat bagi penguatan keluarga Katolik di tengah tantangan budaya dan sosial masyarakat moderen.

References

Ason, A., & Peterianus, S. (2021). Katekese pendalaman Kitab Suci untuk meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian mengungkapkan pengalaman iman bagi anak binaan Emaus dalam rangka Bulan Kitab Suci Nasional Tahun 2020. Dedikasi, 1(1), 18–27.

Buchta, R., Cichosz, W., & Zellma, A. (2021). Religious education in Poland during the COVID-19 pandemic from the perspective of religion teachers of the Silesian Voivodeship. Religions, 12(8), 650. https://doi.org/10.3390/rel12080650

Bulaan, G. (2023). Peranan Legio Maria dalam membentuk keluarga Katolik sebagai Ecclesia Domestica. Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral, 91–99. https://doi.org/10.61831/gvjkp.v7i2.207

Derung, T. N., Marsela, S. H., & Keling, K. N. (2022). Katekese tentang kesetiaan perkawinan dalam keluarga menurut Hosea 1:2-9; 3:1-5 bagi suami isteri. In Theos: Jurnal Pendidikan dan Theologi, 1(6), 195–199. https://doi.org/10.56393/intheos.v1i6.549

Douglas, G. (2024). Is cohabitation an obligation-free zone? In R. Probert & S. Thompson (Eds.), Research handbook on marriage, cohabitation and the law (pp. 337–351). Edward Elgar Publishing. https://doi.org/10.4337/9781802202656.00031

Gobai, D. W., & Korain, Y. (2020). Hukum perkawinan Katolik dan sifatnya: Sebuah manifestasi relasi cinta Kristus kepada Gereja yang satu dan tak terpisahkan. Jurnal Hukum Magnum Opus, 3(1), 81–92.

Goliszek, P. T. (2023). Personalistic dimension of ecclesia-forming catechesis. Rocznik Teologii Katolickiej, 22, 7–22. https://doi.org/10.15290/rtk.2023.22.01

Jena, M. T. A. M., Kenas, F. F., Hartono, M. J. P., Sartin, M. O., & Lian, Y. P. (2024). Penetapan nilai mahar dalam suku-suku perkawinan di NTT. JUEB: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 51–55. https://doi.org/10.57218/jueb.v3i1.977

Johnson-Miller, B. C., & Espinoza, B. D. (2018). Catechesis, mystagogy, and pedagogy: Continuing the conversation. Christian Education Journal: Research on Educational Ministry, 15(2), 156–170. https://doi.org/10.1177/0739891318761673

Kallon, T. M. (2022). Contemporary catechetics (Christian instruction) is not inclusive enough. E-Journal of Religious and Theological Studies, 137–144. https://doi.org/10.38159/erats.2022854

Leiwakabessy, T., & Purwonugroho, D. P. (2024). Kohabitasi dalam terang etika Kristen: Kajian eksploratif terhadap implikasi 1 Korintus 6:18-20 bagi kehidupan moral jemaat. MAGNUM OPUS, 6(1), 13–25.

Meko, A. M. L., & Bang, B. (2022). Spiritualitas kesetiaan dalam perkawinan menurut Kitab Amsal 5:15-20 dan Injil Yohanes 4:7-15. Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral, 6(2), 51–63.

Möller, F. P. (2013). Cohabitation and Christian faith. In Die Skriflig/In Luce Verbi, 47(1), 9 pages. https://doi.org/10.4102/ids.v47i1.79

Mudjijanti, F., Widodo, B., & Farida, F. A. (2025). Peningkatan motivasi dan komitmen berorganisasi melalui penguatan SDM Wanita Katolik RI Cabang St. Cornelius Madiun. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(1), 102–116. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i1.4613

Mutia, D. S. (2023). Cohabitation: An occasion of God’s unmerited mercy. International Journal of Research and Innovation in Social Science, VII(IV), 211–221. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2023.7417

Panda, H. P., Taso, D. B., Ate, F. T., & Ikun, S. (2024). Pelatihan fasilitator katekese Paroki St. Fransiskus Xaverius Fatuoni, Timor Tengah Utara. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(2), 433–446. https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i2.3468

Paseno, I. V., & Palimbo, H. (2023). Pentingnya katekese persiapan perkawinan bagi calon pasutri muda dalam mewujudkan keluarga yang harmonis. EUNTES: Jurnal Ilmiah Pastoral, Kateketik, dan Pendidikan Agama Katolik, 1(2), 1–15.

Polak, M. (2021). Catechesis in the Church’s dialogue with the world. Bogoslovni vestnik, 81(3). https://doi.org/10.34291/BV2021/03/Polak

Rhoades, G. K., Stanley, S. M., & Markman, H. J. (2012). The impact of the transition to cohabitation on relationship functioning: Cross-sectional and longitudinal findings. Journal of Family Psychology, 26(3), 348–358. https://doi.org/10.1037/a0028316

Sitepu, A. B., Veronika, A., & Sinabariba, M. (2021). Pendampingan konseling seksual dan keluarga berencana alami (KBA) dalam perkawinan Katolik pada calon pengantin di Gereja Katolik Ratu Rosari Tanjung Anom. JPM (Jurnal Perak Malahayati), 3(2), 75–80.

Wea, D. (2022). Perkawinan dalam pandangan Gereja Katolik. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(2), 25–37. https://doi.org/10.56910/sewagati.v1i2.771

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Panda, H. P., Silab, T., & Kowe, P. T. S. (2025). KATEKESE TENTANG HAKIKAT PERKAWINAN KATOLIK BAGI KELOMPOK ANGGOTA LEGIO MARIA, PAROKI ST. FILOMENA – TIMOR, NTT: UPAYA EDUKASI MENGURANGI KOHABITASI. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(3), 922–933. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i3.5475

Issue

Section

Articles

Citation Check