PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM EDUKASI BAHAYA KONSUMSI GULA BERLEBIH PADA REMAJA: STRATEGI COMMUNITY-BASED EDUCATION

Authors

  • Miky Endro Santoso Universitas Kristen Maranatha, Indonesia
  • Christine Claudia Lukman Universitas Kristen Maranatha, Indonesia
  • Hendra Setiawan Universitas Kristen Maranatha, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i3.5437

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Kader Posyandu, Pendidikan Berbasis Komunitas, Remaja

Abstract

Permasalahan kesehatan remaja terkait konsumsi gula berlebih semakin mengkhawatirkan karena berpotensi menimbulkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit tidak menular lainnya. Kondisi tersebut juga dialami oleh remaja di wilayah kerja Posyandu Kelurahan Cipaganti yang menunjukkan minimnya pemahaman tentang bahaya gula berlebih akibat kurangnya edukasi kesehatan berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu sebagai agen edukasi kesehatan dalam upaya pencegahan konsumsi gula berlebih pada remaja. Mitra kegiatan adalah 15 kader Posyandu yang terlibat secara aktif dalam pelatihan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan Community-Based Education (CBE) dengan tahapan persiapan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kader mampu memahami materi edukasi dengan baik, ditunjukkan melalui peningkatan skor evaluasi dan keterampilan menyampaikan pesan kesehatan kepada remaja. Pembahasan menegaskan bahwa keterlibatan kader Posyandu dapat memperkuat peran masyarakat dalam mendukung edukasi kesehatan remaja secara berkelanjutan.

References

Aisyah, A., & Rani, A. R. (2023). Konsep dan pengembangan pendidikan berbasis masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(4), 14–17. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i4.16547

Anggorowati, L., Desty, R. T., Rahayu, S., Yuliyana, A. D., & Kusumo, W. E. G. (2023). Peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya konsumsi makanan dan minuman manis sebagai determinan penyakit diabetes mellitus di usia muda. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 1342–1348. https://doi.org/10.20527/btjpm.v5i3.8449

Astikasari, N. D., & Sumardiyon. (2023). Posyandu cadres on capacity building: Prevent stunting by improving nutrition during the first 1000 days of life. Journal of Global Research in Public Health, 8(1). https://doi.org/10.30994/jgrph.v8i1.446

Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 21(1), 5–31. https://doi.org/10.1007/s11092-008-9068-5

Darwis, M. (2016). Model pendidikan berbasis komunitas (sebuah konsep pendidikan alternatif). FITRA: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1).

Dewi, R., & Anisa, R. (2018). The influence of Posyandu cadres credibility on community participation in health program. The Messenger, 10(1). https://doi.org/10.26623/themessenger.v10i1.596

Ekayanthi, N. W. D., Susilawati, E. H., & Pramanik, N. (2022). The impact of Posyandu cadre training on the IYCF-related knowledge, attitudes, and communication skills. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(E), 1683–1689. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.10043

Fatimah, O. Z. S., & Hidayah, S. N. (2025). Exploring the role of Posyandu cadres: A case study on raising awareness of balanced nutrition among pregnant women. Siklus: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 14(1).

Hasmiati, H. (2015). Pendidikan berbasis masyarakat. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 7(1), 65–71. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v7i1.181

Hati-hati diabetes, mayoritas warga RI ternyata konsumsi minuman manis setiap hari. (2024). CNA. https://www.cna.id/lifestyle/minuman-manis-survei-riset-diabetes-17746

Iryadi, R., & Syamsiah, N. (2022). Pengaruh peran petugas kesehatan terhadap partisipasi kader dalam kegiatan Posyandu di Desa Kedongdong Kabupaten Indramayu. Jurnal Kesehatan Pertiwi, 4(1).

Kemenkes: RI pengonsumsi minuman berpemanis tertinggi di Asia Pasifik. (2024). CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20240701163925-20-1116309/kemenkes-ri-pengonsumsi-minuman-berpemanis-tertinggi-di-asia-pasifik

Lubis, H. (2018). Paradigma pendidikan berbasis masyarakat (community based education). Muqaddimah: Jurnal Studi Islam, 14(3), 1–20. https://jurnal.uic.ac.id/muqaddimah/article/view/1

Luwito, J., & Santoso, A. H. (2021). Hubungan asupan gula dalam minuman terhadap obesitas pada anak remaja usia 15–19 tahun di sekolah SMA Notre Dame Jakarta Barat. Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis, 1(2), 161–168. https://doi.org/10.24912/jmmpk.v1i2.16501

Mutakim, J., Komar, O., Sudiapermana, E., Pramudia, J. R., & Nuraeni, L. (2025). Community-based learning model to support environmental sustainability and community empowerment in Sukamakmur Regency. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(3), 599–608. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i3.10371

Rabaity, A., & Sulchan, M. (2012). Konsumsi gula sederhana dan aktivitas fisik sebagai faktor risiko kejadian hipertensi obesitas pada remaja awal. Journal of Nutrition College, 1(1), 185–191. https://doi.org/10.14710/jnc.v1i1.674

Randell, M., Li, M., Rachmi, C. N., Jusril, H., Abimbola, S., Tama, A. Y., Aswitama, T., Phebe, N., Sulasmi, Alam, N. A., Negin, J., & Bernays, S. (2024). ‘Of’ the community but not ‘of’ the health system: Translating community health workers’ knowledge into credible advice in Aceh, Indonesia. Discover Health Systems, 3(5). https://doi.org/10.1007/s44250-024-00069-7

Salamah, N., & Sulistyani, N. (2018). Pelatihan peran serta kader Posyandu dalam pemberian edukasi kepada masyarakat. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 249–256. https://doi.org/10.12928/jp.v2i2.393

Sanggelorang, Y., Anggela, J., & Katanga, S. (2024). Optimization of Posyandu cadre role and maternal education in the prevention of stunting: An integrated community-based approach. BKM Public Health and Community Medicine, 6 (2)

Setyoningrum, Y., Yuwono, A. A., Tjandradipura, C., & Santoso, M. E. (2024). Pemanfaatan eco enzyme untuk mendukung ekonomi sirkular dan penciptaan lingkungan hidup sehat yang berkelanjutan. Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, 4(1).

Shi, Z., Zhu, W., Lei, Z., Yan, X., Zhang, X., Wei, S., & Wang, Q. (2024). Intake of added sugar from different sources and risk of all-cause mortality and cardiovascular diseases: The role of body mass index. The Journal of Nutrition, 154(11), 3457–3464. https://doi.org/10.1016/j.tjnut.2024.09.017

Sinaga, J., Sinambela, J. L., Purba, B. C., & Pelawi, S. (2024). Gula dan kesehatan: Kajian terhadap dampak kesehatan akibat konsumsi gula berlebih. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.61404/jimi.v2i1.84

Suharto, T. (2005). Konsep dasar pendidikan berbasis masyarakat. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 3 (1).

Yadav, A. (2024). Higher consumption of sugary or artificially sweetened beverages may increase risk of developing CKD: JAMA. Medical Dialogues. https://medicaldialogues.in/nephrology/news/higher-consumption-of-sugary-or-artificially-sweetened-beverages-may-increase-risk-of-developing-ckd-jama-125293

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Santoso, M. E., Lukman, C. C., & Setiawan, H. (2025). PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM EDUKASI BAHAYA KONSUMSI GULA BERLEBIH PADA REMAJA: STRATEGI COMMUNITY-BASED EDUCATION. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(3), 861–877. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i3.5437

Issue

Section

Articles

Citation Check