MODEL PENDAMPINGAN KEGIATAN PRODUKTIF BERBASIS KREATIVITAS DAN STEM DALAM OPTIMALISASI WAKTU LUANG REMAJA DI DESA GANDASARI
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v7i1.5355Keywords:
Kreativitas, Optimalisasi waktu luang, Pendampingan remaja, STEMAbstract
Peningkatan penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 79,5% pada tahun 2024 memberikan peluang bagi remaja untuk mengakses informasi dan mengembangkan potensi diri. Namun, remaja di Desa Gandasari belum memperoleh pendampingan yang memadai dari lingkungan keluarga, sekolah, maupun pemerintah desa dalam mengarahkan pemanfaatan waktu luang secara produktif. Kondisi ini menyebabkan sebagian remaja cenderung menghabiskan waktu pada aktivitas yang kurang bernilai edukatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan model pendampingan berbasis kreativitas dan STEM untuk mengoptimalkan pemanfaatan waktu luang remaja. Mitra kegiatan adalah 117 remaja Desa Gandasari yang terlibat secara aktif dalam seluruh rangkaian program. Metode pelaksanaan meliputi seminar tentang perkembangan remaja dan tantangannya, serta pelatihan dan pendampingan kegiatan produktif berupa pelatihan alat musik, pembelajaran STEM melalui pembuatan mobil bertenaga angin, pelatihan desain menggunakan aplikasi Canva, tarian tradisional, dan futsal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 78,87% peserta merasakan manfaat signifikan, ditandai dengan peningkatan keterampilan baru, kemampuan mempresentasikan karya, serta terbentuknya jejaring sosial yang positif. Dengan demikian, model pendampingan yang diterapkan efektif dalam mengarahkan remaja pada aktivitas yang lebih produktif dan konstruktif selama waktu luang.
References
Ananda, M., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2024). Pengaruh media sosial terhadap pembentukan identitas diri pada generasi Z. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2279–2289. https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.634
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Laporan survei penetrasi internet Indonesia 2024. APJII.
Badura, P., Sigmundova, D., & Geckova, A. M. (2021). Leisure time activities and adolescent well-being: A cross-national study. BMC Public Health, 21, 1234. https://doi.org/10.1186/s12889-021-11234-5
Cahya Sakti, B., & Yulianto, M. (n.d.). Penggunaan media sosial Instagram dalam pembentukan identitas diri remaja. Retrieved from http://www.fisip.undip.ac.id
DuBois, D. L., Holloway, B. E., Valentine, J. C., & Cooper, H. (2020). Effectiveness of mentoring programs for youth: A meta-analytic review. Psychological Science in the Public Interest, 21(2), 57–92.
Eccles, J. S., & Gootman, J. A. (2021). Community programs to promote youth development. National Academies Press.
European Commission. (2022). STEM education strategic framework 2021–2030. European Union.
Mahputra, A., & Wisnu, H. (2019). Identifikasi penyebab rendahnya minat siswa terhadap ekstrakurikuler olahraga di SMAN 11 Surabaya. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 7(12), 75–78.
Nurlela, A., Ras, F., & Usman, M. (2024). Dampak media sosial terhadap pembentukan identitas sosial anak di era digital. Jurnal Neo Societal, 9(4), 185–194.
Nurlela, N., Ras, F., & Usman, U. (2024). Social media exposure and adolescent self-concept formation. Jurnal Komunikasi Indonesia, 9(2), 101–115.
OECD. (2023). Future-ready learners: STEM and creativity in education. OECD Publishing.
Putri, W. J., & Husen, M. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler (suatu penelitian kajian literatur). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 6.
Raposa, E. B., Dietz, N., & Rhodes, J. E. (2019). Trends in mentoring research: A meta-analysis. Child Development, 90(6), 201–218.
Ruaidah, & Husna, N. Z. (2023). Pengaruh teman sebaya terhadap psikososial remaja. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 2(2), 146–152.
Santrock, J. W. (2012). Adolescence (15th ed.). McGraw-Hill.
Sari, G. (2023). Stresor pubertas dan keterlibatan orang tua pada remaja. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 5(1), 31–40.
Suaid. (2023). Problematika kenakalan remaja korelasinya dengan penanggulangan preventif. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(10), 3923–3935.
UNDP. (2022). Youth empowerment and community engagement report. United Nations Development Programme.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.
UNICEF. (2021). Adolescent development and participation framework. United Nations Children’s Fund.
WHO. (2022). Adolescent mental health. World Health Organization.
Yakhfi, Y. A. A. I. (2022). Faktor-faktor penyebab kejenuhan pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler dan sekolah sepak bola. Berajah Journal, 2(2), 375–384. https://doi.org/10.47353/bj.v2i2.108
Yolani, N. A. U. T. K. K. (2022). Pemanfaatan waktu luang dan faktor-faktor yang mempengaruhi siswa SMA N Bernas Provinsi Riau. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 10977–10807.
Yolani, R., et al. (2022). Pola pemanfaatan waktu luang remaja di era digital. Jurnal Sosiologi Remaja, 5(1), 33–47.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ganda Sari, Novel Priyatna, Cathryne B Nainggolan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




