PEMANFAATAN KAIN TENUN SA’DAN SEBAGAI SIMBOL PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI LEMBANG SA’DAN
DOI:
https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i3.4797Keywords:
Budaya Lokal, Guru SD, Kain TenunAbstract
Kain tenun Sa’dan merupakan warisan budaya khas Toraja Utara yang memiliki nilai estetika dan simbolik tinggi. Namun, pemanfaatannya dalam pendidikan, khususnya di sekolah dasar, masih terbatas. Permasalahan mitra kegiatan adalah rendahnya pemahaman dan pemanfaatan simbol budaya lokal, khususnya kain tenun Sa’dan, dalam pembelajaran dan pembentukan identitas budaya di sekolah dasar. Mitra kegiatan melibatkan guru-guru dari beberapa Sekolah Dasar di Lembang Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas guru dalam mengintegrasikan kain tenun Sa’dan sebagai media edukatif dan simbol kultural dalam pembelajaran serta penguatan karakter siswa. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan partisipatif, lokakarya, dan pendampingan penyusunan rencana pembelajaran berbasis budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap guru mengenai pentingnya pelestarian budaya melalui pendidikan, serta lahirnya rencana aksi nyata, seperti pemanfaatan kain tenun dalam tema pembelajaran, dekorasi kelas, dan kegiatan sekolah. Dengan demikian, pemanfaatan kain tenun Sa’dan terbukti efektif sebagai simbol penguatan identitas budaya sekaligus mendorong keterlibatan guru dalam pelestarian nilai-nilai lokal melalui pendidikan di sekolah dasar.
References
Amalia, S., & Fitriani, Y. (2021). Pelatihan guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis kearifan lokal. Jurnal Abdi Masyarakat, 3(1), 45–52. https://doi.org/10.24843/jam.2021.v3.i1
Dewi, N. L., & Putra, I. N. (2020). Implementasi pembelajaran berbasis budaya lokal untuk penguatan pendidikan karakter. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 9(2), 123–134. https://doi.org/10.23887/jip.2020.v9.i2
Fauzi, A., & Lestari, H. (2020). Integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran untuk penguatan karakter. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 321–330.
Hakpantria, H., Shilfani, S., & Tulaktondok, L. (2021). Pendidikan karakter berbasis nilai filosofi tongkonan pada era new normal di SD Kristen Makale 1. Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 21(3).
Ikramah. (2022). Pemanfaatan kain tenun sebagai warisan budaya lokal. Pustaka Budaya.
Kemdikbudristek. (2022). Panduan implementasi kurikulum merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kurniawan, A., & Hasanah, U. (2023). Model keberlanjutan program pengabdian pada masyarakat berbasis sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian, 5(1), 90–102. https://doi.org/10.31227/jpp2023.v5.i1
Lestari, D., & Yulianti, L. (2021). Keterlibatan pemangku kepentingan dalam keberlanjutan program PPM di sekolah dasar. Jurnal Abdi Pendidikan, 2(3), 76–84. https://doi.org/10.1234/jap.v2i3
Maulana, H., & Iskandar, D. (2021). Efektivitas pelatihan berbasis partisipatif dalam meningkatkan kompetensi guru. Jurnal Pendidikan dan Latihan, 4(2), 55–66. https://doi.org/10.31234/jpl.v4i2
Nugroho, R. A., & Sulastri, L. (2020). Penerapan metode praktik dalam pelatihan guru. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 6(1), 33–40. https://doi.org/10.23887/jppg.v6i1
Nursita, R., & Makmur. (2023). Representasi nilai budaya dalam kain tenun tradisional Toraja. Jurnal Humaniora Budaya, 10(1), 50–61.
Pramudya, I. D., Santoso, H., & Sukardjo, M. (2021). Kurikulum merdeka dan transformasi pembelajaran berbasis kearifan lokal. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(4), 276–283.
Rahmawati, A. (2020). Penggunaan kain tenun tradisional dalam pendidikan karakter berbasis budaya lokal di sekolah dasar. Literasi Nusantara.
Rachmadyanti, P. (2022). Model pelatihan guru berbasis budaya lokal dalam penerapan pembelajaran kontekstual. Jurnal Pengabdian Pendidikan, 5(2), 134–142.
Sarbaitinil, S., Fatimah, I. F., Hakpantria, H., & Ardiansyah, W. (2024). Buku ajar teori belajar dan pembelajaran. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Sari, M., & Prasetyo, E. (2022). Analisis kebutuhan mitra dalam pengembangan program pengabdian. Jurnal Ilmu Sosial dan Pengabdian, 5(1), 70–79. https://doi.org/10.2991/jisp.v5i1
Suhartini, E., & Rahayu, T. (2019). Pendekatan partisipatif dalam program pengabdian kepada masyarakat di pendidikan tinggi. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 12(3), 47–55.
Suryani, T., & Hartati, Y. (2022). Strategi evaluasi dan tindak lanjut dalam program pengabdian. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 230–240. https://doi.org/10.24198/jpkm.v6i4
Tammu, Y. (2021). Filosofi dan simbolisme kain tenun Toraja. Jurnal Etnografi Indonesia, 6(2), 90–102.
Wibowo, A., & Utami, I. (2023). Integrasi budaya lokal dalam pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Multikultural, 3(1), 58–67. https://doi.org/10.24843/jpm.v3i1
Wulandari, N., & Nugroho, R. (2023). Pendampingan pengembangan media ajar berbasis budaya lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 8(1), 42–50.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Hakpantria, Henrianti Masiku, Rival Sarambu Sarambu, Lai’ Eti Palangiran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




