PENINGKATAN PRODUKSI JERUK MELALUI PENERAPAN BIOCHAR SEKAM PADI DI KECAMATAN TEBAS

Authors

  • Urai Edi Suryadi Universitas Tanjungpura
  • Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Universitas Tanjungpura
  • Rini Hazriani Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i1.4552

Keywords:

Amelioran Tanah, Biochar Sekam Padi, Jeruk Manis

Abstract

Kelompok Tani Tanjung Pandan di Kecamatan Tebas merupakan salah satu kelompok tani yang membudidayakan jeruk manis dan padi di lahan Alluvial. Lahan ini memiliki kendala kesuburan akibat rendahnya kadar unsur hara makro dan mikro, tingginya bahan organik, serta kandungan pirit dan logam berat seperti Fe dan Al yang bersifat toksik bagi tanaman. Akibatnya, produksi jeruk manis terus menurun setiap tahunnya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mentransfer teknologi pembuatan pupuk organik berbasis biochar sekam padi sebagai amelioran tanah guna meningkatkan kesuburan lahan dan produktivitas pertanian. Kegiatan ini melibatkan 20 petani dari Kelompok Tani Tanjung Pandan dan dilaksanakan melalui metode penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan diberikan mengenai manfaat biochar sekam padi dalam meningkatkan kesuburan tanah, sedangkan pelatihan mencakup tahapan pembuatan biochar, mulai dari persiapan bahan baku, proses pembakaran menggunakan alat pirolisis sederhana, hingga pencampuran dengan kompos dan penyimpanan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, sebagian besar peserta belum memahami konsep biochar dan cara pembuatannya. Setelah program selesai, 90% peserta mampu memproduksi biochar dengan benar dan menerapkannya pada lahan pertanian mereka. Penerapan teknologi biochar ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman jeruk manis dan padi secara berkelanjutan serta menjadi model yang dapat diadopsi oleh kelompok tani lainnya.

References

Alpandari, H., & Prakoso, T. (2022). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Optimalisasi Pekarangan Sebagai Ketahanan Pangan Keluarga. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 388–393. https://doi.org/10.24036/abdi.v4i2.33

Haryanto, T., & Wibowo, A. (2024). Analisis Dampak Kenaikan Harga Pupuk Kimia terhadap Produktivitas Pertanian di Kabupaten Sambas. Jurnal Ekonomi Pertanian, 12(1), 45-58.

Herlambang, S., Yudhiantoro, D., & Wibowo, A. W. A. (2021). Pemanfaatan Pekarangan untuk Budidaya Anggur Dengan Media Campuran Biochar. Dharma LPPM, 2(2), 116–125. https://doi.org/10.31315/dlppm.v2i2.6219

Hidayat, S., Prasetyo, B., & Lestari, D. (2023). Peran Biochar dalam Mitigasi Emisi Gas Rumah Kaca pada Lahan Pertanian. Jurnal Lingkungan dan Pertanian, 15(2), 123-134.

Indrawati, V. Y. S. U., & Alhaddad, M. A. (2023). Pengaruh Dosis Kombinasi Biochar Tankos dan Biochar Kotoran Ayam terhadap Efisiensi Pupuk NPK Majemuk pada Tanaman Terung Putih di Tanah Aluvial. Journal Pertanian Agros, 25(4), 4197-4208.

Lesmana, D. (2022). Peningkatan Hasil Panen Padi melalui Aplikasi Biochar: Studi Kasus di Kabupaten Karawang. Jurnal Agronomi Indonesia, 50(3), 210-218.

Lukas, A. (2019). Inovasi Teknologi Pengolahan Gambir. Yogyakarta: PT Kanisius.

Munawaroh, S., & Hendrastomo, G. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Pemberdayaan Kampung Anggur Plumbungan. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(2), 118–128. https://doi.org/10.52483/ijsed.v3i2.56

Oelviani, R. (2015). Sistem pertanian terpadu di lahan pekarangan mendukung ketahanan pangan keluarga berkelanjutan: Studi kasus di Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010541

Pertiwi, P. A., Senjawati, N. D., & Puspitaningrum, D. A. (2023). Analisis Strategi Pengembangan Obyek Wisata Kampung Anggur Plumbungan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal of Agricultural Social and Business, 2(1), 40–50. http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/asb/article/view/8532

Prihanta, W., & Purwanti, E. (2022). Rintisan Pelestarian dan Pengembangan Budidaya Anggur di Desa Sumberbulu Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 4(4), 726–738. https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i4.960

Rahmadani, F., & Astuti, R. (2024). Dampak Pembakaran Limbah Pertanian terhadap Kualitas Udara dan Kesehatan Masyarakat di Desa Pangkalan Kongsi. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(1), 67-75.

Refnizuida, Nizam, A. K., Friski, F. I., & Salim, N. (2023). Agribisnis Tanaman Anggur. Jakarta: Tahta Meida Group

Situmeang, Y. P., & Sudita, I. D. N. (2022). Feeding Fermented Livestock from Agricultural Waste to the Bhakti Pertiwi Cattle Group, Belimbing Village, Pupuan District, Tabanan Regency. Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment, 7(1), 34-38. https://doi.org/10.29165/ajarcde.v7i1.190

Suarsana, M., Parmila, I. P., Prabawa, P. S., Suwardike, P., & Pastiniasih, L. (2023). Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga pada Kelompok Wanita Tani di Desa Alasangker. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(2), 1965–1971.

Suwandi, A., & Ramadhan, A. (2023). Keunggulan Biochar sebagai Pupuk Organik dalam Meningkatkan Kesuburan Tanah. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 21(2), 89-98.

Widiastuti, R. (2016). Biochar: Teknologi Pengelolaan Lahan untuk Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 10(1), 15-22.

Yulianti, E., & Hidayat, T. (2023). Efektivitas Kombinasi Biochar dan Kompos dalam Meningkatkan Kesuburan Tanah Ultisol. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(3), 145-153.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Suryadi, U. E., Indrawati , U. S. Y. V., & Hazriani, R. (2025). PENINGKATAN PRODUKSI JERUK MELALUI PENERAPAN BIOCHAR SEKAM PADI DI KECAMATAN TEBAS. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(1), 267–276. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i1.4552

Issue

Section

Articles