PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL UNTUK PENANGANAN ISPA BALITA DI KELURAHAN NAMBO, KOTA KENDARI

Authors

  • Bai Athur Ridwan Universitas Mandala Waluya
  • La Djabo Buton Universitas Mandala Waluya
  • Muh. Isrul Universitas Mandala Waluya
  • Juslan Universitas Mandala Waluya

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i1.4536

Keywords:

Balita, ISPA, Kelurahan Nambo, Obat Tradisional, Penyuluhan

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tinggi di Kecamatan Nambo, Kota Kendari, khususnya pada balita. ISPA ditandai dengan gejala seperti pilek, demam, dan batuk ringan, yang dapat berkembang menjadi lebih berat apabila imunitas anak rendah. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengatasi gejala ringan ISPA adalah pemanfaatan tanaman obat tradisional. Namun, kesenjangan akses informasi mengenai obat tradisional menyebabkan perbedaan tingkat pengetahuan masyarakat dalam pengobatan gejala ISPA. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tanaman obat tradisional yang berkhasiat dalam mengatasi gejala ISPA pada balita. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Nambo pada tanggal 6 Juni 2024 dengan melibatkan 15 peserta. Edukasi diberikan dalam bentuk penyuluhan menggunakan metode ceramah mengenai manfaat dan penggunaan beberapa tanaman obat tradisional, yaitu daun kapuk, bawang merah, jeruk nipis, jahe, dan kencur. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan pre-test dan post-test, yang kemudian dianalisis secara statistik menggunakan Wilcoxon matched pairs test. Hasil pre-test menunjukkan total jawaban benar sebanyak 36, sedangkan pada post-test meningkat menjadi 72. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan tanaman obat tradisional untuk mengatasi gejala ISPA pada balita. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan memanfaatkan tanaman obat sebagai alternatif dalam penanganan awal ISPA, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

References

Adiyasa, M. R., & Meiyanti, M. (2021). Pemanfaatan obat tradisional di Indonesia: Distribusi dan faktor demografis yang berpengaruh. Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 4(3), 130–138. https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2021.v4.130-138

Afifah, N. Z. (2021). Pengaplikasian ekstrak kencur dan madu untuk meredakan flu pada anak dengan ketidakefektifan bersihan jalan napas. Karya Ilmiah, Universitas Muhammadiyah Magelang.

Aisah, S., Ajiningstyas, E. S., & Sudiarto, S. (2023). Pemberian rebusan jahe dan madu sebagai terapi komplementer pada An. R dengan masalah ISPA di Desa Kutabawa. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6).

Amay, A. F., & Tosepu, R. (2024). Trends in the epidemiological distribution of ARI cases in toddlers in Kendari City in 2021-2023. Miracle Journal of Public Health, 7(1), 20–29.

Angelina, R., Fauziah, L., Damayanti, B., Sinaga, A., Juliyanti, J., & Sarce, S. (2023). Upaya peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi kesehatan pencegahan ISPA pada balita di Desa Tenjolaya. Integritas: Jurnal Pengabdian, 7(2), 1–10. https://doi.org/10.36841/Integritas.V7i2.3718

Arianti, V. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan penggunaan obat tradisional mahasiswa farmasi Politeknik Kesehatan Hermina. Indonesian Journal of Health Science, 2(2), 73–76. https://doi.org/10.54957/ijhs.v2i2.296

Aryzki, S., & Ayuchecaria, N. (2022). Peningkatan pengetahuan tanaman berkhasiat obat dan penggunaannya pada masyarakat Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 825–829.

Buton, L. D., Nurlila, R. U., Subu, T. S., & Hanafi, L. O. A. (2023). Optimalisasi penanganan ISPA pada anak melalui pemberdayaan ibu balita di Kelurahan Nambo Kecamatan Nambo Kota Kendari. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 4(2), 450–455.

Haloho, E. D., Sirait, T., & Tanjung, R. (2023). Pelatihan kelompok ibu rumah tangga dalam pencegahan ISPA pada anak dengan menggunakan terapi komplementer. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 3(3), 650–661.

Handayani, D., Kusuma, E., Puspitasari, R. A. H., & Nastiti, A. D. (2023). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (jahe) sebagai terapi komplementer infeksi saluran pernapasan akut pada balita di Desa Wonotoro Kecamatan Sukapura. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(4), 1097–1104.

Irma, I., & Harleli, H. (2023). Pola morbiditas penyakit tropis pada balita di wilayah pesisir Kota Kendari. Jurnal Ilmiah Obsgin: Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan, 15(2), 419–427.

Isya Syamsu, A. S., Yusuf, M., Arfiani, & Maruf, D. (2022). Formulasi dan uji aktivitas sediaan sabun mandi cair ekstrak etanol daun kapuk (Ceiba pentandra (L.) Gaertn) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Sehatmas: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(1), 92–104. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i1.53

Jahdiah, J. (2021). Leksikon pengobatan tradisional Suku Dayak Deah di Kabupaten Tabalong: Kajian etnolinguistik. Prosiding Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya (KOLITA), 200–205.

Kartika, T., Eddy, S., & Khairani, R. (2021). Studi etnobotani tumbuhan obat di Desa Perajen Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(1), 9–18.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka.

Lolok, N. H., Ridwan, B. A., Ramadhan, D. S., & Yuliastri, W. O. (2021). Pelatihan pembuatan produk herbal instan untuk peningkatan pola hidup sehat. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 2(1), 33–40. https://doi.org/10.38048/jailcb.v2i1.185

Luhulima, A. M., Niwele, A., & Fitrawan, R. I. (2022). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun randu (Ceiba pentandra L.) terhadap bakteri Escherichia coli dengan menggunakan metode difusi sumuran. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan, 2(1), 30–37.

Medhyna, V., & Putri, R. U. (2020). Pengaruh kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh bayi saat demam pasca imunisasi di wilayah kerja Polindes Pagar Ayu Musi Rawas. Maternal Child Health Care, 2(2), 296–307.

Nugroho, B. P., Mildawati, R., Prasetyawan, F., Saristiana, Y., & Oktadiana, I. (2024). Sosialisasi obat herbal dan edukasi pemilihan obat herbal. Abdi Masyarakat Vokasi, 1(1), 96–101.

Nurhidayanti, N., & Islami, T. A. (2021). Uji efektivitas ekstrak rimpang kunyit dan perasan jeruk nipis terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jurnal Analis Kesehatan, 10(2), 68–74.

Samria, S. L. O. M., & Saktiansyah, L. O. A. (2020). Faktor perilaku yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita di wilayah kerja Puskesmas Nambo Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 1(3), 129–133.

WHO. (2019). Global health observatory.

WHO. (2024). Children aged <5 years with acute respiratory infection (ARI) symptoms taken to facility (%). World Health Organization. https://www.who.int/data/gho/indicator-metadata-registry/imr-details/3147

Yazia, V., Hasni, H., Nurleny, N., & Wisdayanti, M. (2020). Penyuluhan pemberian kecap manis dan air jeruk sebagai upaya meredakan batuk dan melegakan tenggorokan pada anak di Puskesmas Nanggalo Padang. Jurnal Abdimas Saintika, 2(2), 82–85.

Zakiyah, Z., Wantini, N. A., & Styaningrum, S. D. (2020). Peran edukasi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat pada manfaat bahan alam sebagai obat tradisional. Prosiding Seminar Nasional, 542–547. https://prosiding.respati.ac.id/index.php/PSN/article/view/324/316

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Ridwan, B. A., Buton, L. D., Isrul, M., & Juslan. (2025). PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL UNTUK PENANGANAN ISPA BALITA DI KELURAHAN NAMBO, KOTA KENDARI. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6(1), 42–53. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i1.4536

Issue

Section

Articles