LAYANAN KONSELING PRANIKAH MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING BAGI REMAJA DI KALIMULYA DEPOK

Authors

  • Cindy Marisa Universitas Indraprasta PGRI, Indonesia
  • Evi Fitriyanti Universitas Indraprasta PGRI, Indonesia
  • Sri Utami Universitas Indraprasta PGRI, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38048/jailcb.v2i2.328

Keywords:

layanan konseling, pranikah, problem based learning

Abstract

Pemahaman yang rendah tentang konsep pernikahan pada remaja dapat berdampak negatif bagi kehidupan pernikahan. Konsep pernikahan bila tidak dibingkai melalui arah yang seharusnya dapat membawa remaja pada masa depan yang penuh resiko dikarenakan minimnya informasi atau kelirunya menerima informasi tentang pernikahan. Terkait dengan hal tersebut, Layanan Informasi Pranikah menjadi salah satu langkah awal pembekalan remaja dalam memiliki konsep pernikahan yang akan membawanya pada bagaimana cara remaja mengarahkan dirinya dalam suatu hubungan pranikah kelak. Pendekatan Problem Based Learning yang diintergrasikan dengan layanan informasi ini dapat memberikan keluasan peserta layanan untuk mendapatkan sajian materi secara kontekstual dan mendorong partisipasi aktif dalam ber-BMB3 (Berpikir, Merasa, Bersikap, Bertindak, dan Bertanggung Jawab). Layanan lain yang menjadi muara dalam konseling pranikah ini yaitu Layanan Konsleing Perorangan. Pengabdian kepada Masyarakat ini, bermaksud memberikan pengetahuan dan wawasan tentang konsep pernikahan sehingga menjadi lebih luas dan realistis serta menjadi mampu mengarahkan dirinya pada perilaku positif dalam membina hubungan pranikah. Kegiatan ini melibatkan 52 peserta layanan di wilayah Depok melalui kegiatan tatap muka virtual. Hasil dari kegiatan ini adalah layanan informasi melalui pendekatan problem based learning dan konseling perorangan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan wawasan, pengetahuan, dan perilaku remaja terkait hubungan pranikah dan dapat menjadi alternatif bagi para praktisi konseling dalam upaya penguatan konsep pranikah.

References

Aziz, A. A., Budiyanti, N., Pallah, P., & Pandoe, P. (2021). Pengaruh Pemahaman Konsep Pernikahan Terhadap Persiapan Menikah Di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Pasopati: Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 3(2). Tersedia di https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/pasopati/article/view/8377/5526.

Fitriani, D. A., & Handayani, A. (2020). Hubungan Antara Kematangan Emosi Dan Religiusitas Dengan Kesiapan Menikah Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Prosiding Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Klaster Humanoira. Tresedia di http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/kimuhum/article/view/8140/3709.

Habsy, B. A. (2017). Filosofi ilmu bimbingan dan konseling Indonesia. JP (Jurnal Pendidikan): Teori Dan Praktik, 2(1), 1–11. DOI: http://dx.doi.org/10.26740/jp.v2n1.p1-11.

Novianti, R. D., Sondakh, M., & Rembang, M. (2017). Komunikasi antarpribadi dalam menciptakan harmonisasi (suami dan istri) keluarga didesa Sagea Kabupaten Halmahera Tengah. Acta Diurna Komunikasi, 6(2). Tersedia di https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurnakomunikasi/article/view/16203/15707.

Pattiruhu, H. (2019). Kebahagian Pernikahan Ditinjau Dari Kematangan Emosi. Unika Soegijapranata Semarang. Tersedia di http://repository.unika.ac.id/id/eprint/21585.

Prayitno. (2018). Konseling Profesional yang Berhasil. Depok: RajaGrafindo Persada.

Prayitno, E. A., & Amti, E. (2004). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Putriani, L., Daharnis, D., & Ahmad, R. (2019). Kesiapan menikah mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin, latar belakang budaya dan sosial ekonomi. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 4(2), 76–85. DOI : https://doi.org/10.29210/02243jpgi0005.

Qomaro, G. W. (2019). Peneguhan Ketahanan Negara Melalui Penguatan Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Pranikah: Telaah Modal Sosial Pesantren. In Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars (Vol. 3, pp. 313–326). Tersedia di http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/244/247.

Rizki, P. (2019). Faktor Sosial Ekonomi Dan Tingkat Kesejahteraan Keluarga Janda Di Kota Padang. Universitas Andalas. Tersedia di http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/77575.

Salmah, S. (2017). Pernikahan dini ditinjau dari sudut pandang sosial dan pendidikan. Al-Hiwar: Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah, 4(6). Tersedia di http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/alhiwar/article/view/1215/923.

Sari, F., & Sunarti, E. (2013). Kesiapan menikah pada dewasa muda dan pengaruhnya terhadap usia menikah. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 6(3), 143–153. DOI: https://doi.org/10.24156/jikk.2013.6.3.143.

Sururie, R. W., & Yuniardi, H. (2018). Perceraian Dalam Keluarga Muslim Di Jawa Barat. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 12(2), 263–280. Tersedia di http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/almanahij/article/view/1361.

Umami, I. (2019). Psikologi Remaja. Idea Press Yogyakarta.

Wibowo, A. (2021). Studi Kasus Pernikahan Dini pada Remaja. Counseling Milenial (CM), 2(2), 341–350. Tersedia Di http://scholar.ummetro.ac.id/index.php/konselor/article/view/1056/488.

Zubaidillah, M. H., & Hasan, H. (2019). Motivasi Menikah Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran (STIQ) Amuntai. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 3(2), 293–309. Tersedia di https://www.jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/view/179/122.

Downloads

Published

2021-11-30

How to Cite

Marisa, C. ., Fitriyanti, E., & Utami, S. (2021). LAYANAN KONSELING PRANIKAH MELALUI PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING BAGI REMAJA DI KALIMULYA DEPOK. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 2(2), 137–148. https://doi.org/10.38048/jailcb.v2i2.328

Issue

Section

Articles

Citation Check